Sejarah Desa Karangcengis

Karangcengis berasal dari kata karang yang berarti tempat dan cengis yang berarti menyelesaikan pekerjaan yang sudah direncanakan. Sejarah nama Desa Karangcengis diawali dengan datangnya empat orang utusan Kerajaan Mataram yang ditugasi untuk melaksanakan pekerjaan pengawasan di wilayah Kedu dan Banyumas bagian selatan. Utusan tersebut yaitu Mbah Mangun Jaya, Mbah Rana, Mbah Mangun Tapa/ Mangun Sari dan Mbah Mangun Tapa / Sabda Praya. Hingga di suatu tempat, mereka berkumpul untuk menyelesaikan tugas yang sudah diberikan oleh raja mereka. Hingga akhirnya daerah tempat mereka berkumpul disebut sebagai Karangcengis yang berarti tempat untuk menyelesaikan pekerjaan yang sudah direncankan.